Kamis, 25 September 2014

01 juni 2014
Seiring berjalannya waktu yang begitu cepat, tak terasa hari ini aku udah ganti seragam, yang tadinya putih biru sekarang menjadi putih abu, selamat tinggal MTs Negri Sukamanah dan selamat datang MAN Darussalam. Terimakasih ya robb engkau masih memberi kesempatan , sehingga sampai saat ini aku masih bisa menghirup udara serta bersyukur kepada mu, aku bersyukur bisa masuk pesantren, terutama pondok pesantren Darussalam ini, karna menurut guru guru ku, tidak smua orang dapat masuk ke pesantren, maka dari itu  bersyukurlah  bagi orang-orang yang telah dikirim ke pondok pesantren.
Dan percayalah, jika orangtua mengutus anaknya kepesantren, itu tandanya orang tua saaaaangat menyayangi anaknya, karna setiap orangtua pasti ingin mempunyai anak yang soleh dan solehah, dan salah satu cara orangtua untuk menjadikan anak nya ber ahklaq mulia, yah dengan mengirimkan anak nya ke pondok pesantren,dulu juga aku sempat mengira, kalau aku itu di buang sma orangtua aku ,dasar pemikiran bocah, tapi setelah dipikir dua kali, ternyata pandanganku salah, 100% salah, kalau memang benar aku dibuang, ga mungkin orangtua aku ngebiayain hidup aku selama di pesantren, dan kini akupun mulai mengerti karna sekarang aku mulai tahu bagaimana pergaulan yang edan di zaman sekarang. Mom and dad..... makasih banget yah atas apa yang telah kalian berikan pada anak mu ini.
LDR ( Long Distance Relationship ), lagi lagi aku harus terpisahkan oleh jarak dengan orang orang yang aku sayangi, dan kali ini, tak hanya dengan keluarga aku berpisah, dengan sahabat baikkupun aku harus rela berpisah, sahabat yang selalu ada disaat suka maupun duka, sahabat yang selalu mensuport disaat aku down, dan kini akupun harus rela terpisahkan oleh jarak, jarak itu kejam, jarak itu jahat, aku benci jarak ! tapi berkat jarak, aku jadi mengerti akan arti kemandirian, mengerti akan arti rindu yang sesungguhnya, dan mengerti akan arti perjuangan yang sesungguhnya, thanks for DISTANCE kamu udah ngajarin aku untuk menjadi sosok wanita yang sbar, tabah, dan juga mandiri....

Waktu terus berlalu, jampun berputar sesuai dengan detak jantung, detik berlalu menjadi menit dan menitpun berlalu  menjadi jam. Jam berlalu menjadi hari, hari berlalu menjadi minggu, minggu pun berlalu menjadi bulan, dan bahkan bulan pun tlah berlalu menjadi tahun, sehingga satu tahun pun telah terlewatkan di ranah biru ini . susah,senang,suka,duka,cape,bosan,jenuh,kebersamaan,dan bahkan kekonflikanpun sudah aku rasakan di ranah biru ini , masalah yang menurutku sangat berat untuk dihadapi , masalah yang harus aku selesaikan tanpa pangkuan seorang ibu , ibu yang menurutku malaikat tanpa sayap kali ini ga bisa membantu anaknya ini , tapi mau ga mau aku harus bisa menjalani semua problem ini , dan aku yakin aku ga bakalan nyerah karna aku memang benar-benar ga salah ,perjuangan yang tidak sia sia tak lama kemudian masalahpun mulai selesai tanpa pangkuan seorang ibu . ketika masalah itu menghampiriku , aku yakin sahabatku adalah orang satu satunya yang bisa membuatku nyaman , tapi sayang kita terpisahkan oleh jarak . Saat itu kita hanya bisa curhat lewat via telepon meski sebenarnya saat itu kita lagi ada konflik (masalah besar) , tapi sahabat ku ini memang benar benar sahabat yang selalu ada , sahabat yang selalu menampung semua cerita manis pahit ku , percayalah meskipun kita jauh tapi aku selalu merasa dekat dengannya , makasih banget yah sobat , aku janji ga akan pernah nyia nyiain kamu lagi .


Tapi entah kenapa meskipun satu tahun sudah terlewatkan , waktu yang menurutku tidak sebentar , satu tahun lebih itu waktu yang cukup lama tapi entah kenapa rasa BETAH itu sama sekali belum terbesit dalam benak ini L rasa ingin pulang selalu menghantuiku , rasa sedih itu selalu menyelimuti tubuhku , yahh namanya juga hidup di kampung orang,  jauh dari keluarga, dilarang inilah, itulah, apa apa dilarang , tapi aku yakin semua larangan ini adalah yang terbaik untukku , dan sepertinya aku sudah tidak asing lagi dengan yang namanya peraturan, karna sejak dari MTs juga aku sudah mulai mesantren.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar